Wednesday, July 29, 2009

Hujung minggu lepas..

Hujung minggu (ahad) baru ni, ziarah anak sulung aku, Amir di madrasah Bukit Changgang, Dengkil. Bawak dia berkelah kat Paya Indah Wetland (5km dari madrasah). Yang penting.. berkelah kat situ.. masuk percuma.. yeah..

Amir (13 tahun, berkopiah cokelat) dah habis 7 juzuk, alhamdulillah.
Aku dari dulu duk tang 10 surah aje. Siapa yang malu? Mereka dan keluarga bla.. bla.. bla.. Orang dah sedia mujahadah masuk madrasah. Ikram la.. Ziarah selalu, bawak jalan2. Kumpul ngan adik beradik.

Wei.. apahal pulak berenang kat belakang tuh..

Wanita misteri.. jeng.. jeng..
Semenjak 13 tahun asyik mengendong budak je..

Hmmm.. opis aku. Tak de kena mengena dengan ini tajuk..

Monday, July 27, 2009

Pesakit HIV di Gereja

Masjid markaz Tabligh di Amsterdam
(gambar hiasan)

"Ustaz, boleh tak sampaikan sedikit kuliah dalam 10 minit pada saudara-saudara kita di sini" minta kak Liza.

Mmm, eee, kita taaruf dahululah ye, Nama saya…..

Inilah pertama kali dalam hidup saya, sejak bergelar ustaz, tidak mampu mengeluarkan apa-apa perkataan.

Bersama pesakit HIV

Hari ini 23 Jun jam 12.30 tengah hari, saya bersama pesakit HIV positif. Pada hal ketika ini, penghuni semua sedang tidur, berehat setelah makan ubat. Tetapi mereka semua bangun kerana mendapat tahu seorang ustaz datang melawat mereka.

Saya tidak mampu mengeluarkan apa-apa perkataan bukan kerana mereka pesakit HIV. Tetapi, tempat kami menyampaikan kuliah agama ini ialah di dalam sebuah gereja.

Tetapi inilah hakikatnya. Tempat perlindungan pesakit HIV bagi orang dewasa adalah di gereja. Orang bukan Islam yang menaungi mereka, dan sudah beberapa yang mati di sini.

Menurut Kak Liza, bagi pesakit HIV dewasa, tidak ada tempat perlindungan yang dibuat oleh orang Islam.


Gambar Jesus di sana sini.

Mxxx pernah bercadang untuk membuatnya, tetapi hingga sekarang belum menunjukkan apa-apa perkembangan.

Saya malu pada diri saya saat ini. Seolah-olah, saya diberi tahu,

"Apa lah kamu orang Islam ni, cakap aje pandai, saudara seIslam yang sakit pun tidak dihiraukan".

Kemudahan ambulans

Dewan kuliah di gereja ini

Selesai taaruf, salah seorang dari mereka memberi tahu,

"Imam masjid sebelah selalu datang"

Hati saya menyapa:-

Kenapa tidak dibuat di masjid sahaja tempat perlindugan ini, bukannya tak ada tanah…"

"Pihak Mxxx ada jugalah jengok kami, tapi jarang-jarang. Dalam sebulan sekali lah."

Hati saya menyapa:-

"Kena sampaikan ni, pada sahabat-sahabat dari Mxxx. Kena buat sesuatu."

Saya masih kelu dan tidak mampu mengeluarkan apa-apa perkataan. Tajuk apa yang saya nak sampaikan?

Tajuk Ukhuwah? Tajuk berkasih sayang sesama Islam? Tajuk "semua perkara ada hikmah"? Tajuk apa? Tajuk apa yang sesuai?

"Aduhai Tuhan.. kenapa aku di sini hari ini.." rintih hati saya atau lebih tepat:-

"Kenapa sekarang baru dapat tahu, kenapa tidak peka, kenapa tidak dari dulu lagi aku datang menjenguk sahabat-sahabat seIslam di sini.."

Akhirnya saya menyampaikan sedikit tazkirah, tak sampai dua minit. Saya hanya membicarakan mengenai kasih sayang Allah pada manusia. Semakin banyak saya berkata, semakin banyak hati saya berkata:-

"Ah… pandai cakap aje, apa yang kamu buat hah…"

Tazkirah di akhiri dengan sedikit ucapan dari kak Liza.

Majlis berakhir dengan bersalaman. Salah seorang penghuni, dengan suara yang rendah, berkata pada saya:-

"Ustaz.. terima kasih sebab datang ye.."

Nak menitik air mata saya melihat mereka. Dari mata mereka, mereka seolah-olah memberi tahu saya,

"Ustaz, keluarkanlah kami dari gereja ini"



Dari mata mereka, mereka seolah-olah memberi tahu saya,
"Ustaz, keluarkanlah kami dari gereja ini"

Saya melangkah keluar dari dewan kuliah. Di sebelahnya terdapat salib. Yang masih boleh berjalan, menghantar saya hingga ke kereta.

Mereka melambai ke arah kami serombongan sambil berkata:-

"Nanti datang lagi ye.."

Kenangan bersama penghuni

Van yang kami naiki menuruni cerun kawasan gereja. Hati saya tak putus-putus berdoa:-

"Ya Allah, selamatkan iman mereka. Ya Allah, beri kami kemampuan, dalam tahun ini insyaAllah, kami akan usaha mengeluarkan mereka dari gereja ini Ya Allah."

Kami meninggalkan tempat ini. insyaAllah, selepas saya pulang dari Turki nanti minggu depan, kita akan usahakan sesuatu, bisik hati saya.

Pada saya, mewujudkan tempat perlindungan ini dah taraf fardhu ain dah, ini kerana tidak ada lagi tempat perlindungan bagi orang dewasa seperti ini yang dibuat. Selagi ada orang Islam yang masih duduk di gereja ini, selagi itulah tanggung jawab ini tidak terlepas dari setiap bahu orang Islam.

Saya menyeru pada semua pembaca. Mari sama-sama kita usahakan. Jika ada niat, maka, insyaAllah, pasti ada jalan.

InsyaAllah, saya akan mewar-warkan pada semua jika ia akan dimulakan. InsyaAllah, dalam tahun ini juga, kita akan keluarkan mereka dari gereja ini. InsyaAllah, dalam tahun ini juga, kita akan usahakan rumah penjagaan bagi orang Islam.

Semoga sedikti niat ini mendapat bantuan ilahi, amin…

"Universiti Kehidupan, Pengajian Sepanjang Hayat"

Al-Fakir Ila Rabbihi
Muhamad bin Abdullah
Putra Heights
24 Jun 09, jam 2.15 pagi


Sumber; http://www.ustazamin.com/2009/06/universiti-kehidupan-85-mari-semua.html

********************************************************

Ada sebuah masjid kat tempat aku (nama masjid dirahsiakan..), buat renovation
untuk mimbar dan mehrab SAHAJA, belanjanya kira2 rm100,000...
(yang mana aku rasa dengan renovation tu bilangan ahli jemaah yang datang masjid x akan bertambah..)

Tapi untuk pengurusan jenazah (fardhu kifayah), cas dikenakan rm500 - rm600.

Baru2 ni ada buat kutipan baju2 terpakai untuk anak yatim/fakir miskin...

Aku sekadar meluahkan perasaan..
Kita sebenarnya bukan tak de duit tapi tak pandai menguruskan duit.

Semoga Allah ampunkan kita dan lepaskan kita dari hisab kerana salah guna harta..
(terutama diri aku sendiri).

azharjaafar

Saturday, July 25, 2009

Sheila On 7



September 8, 2008

Dengan petikan gitarnya, Sakti turut membawa Sheila on 7 menjadi salah satu grup band besar di tanah air. Kini jari-jarinya tak lagi memetik chord lagu-lagu Sheila, tapi ‘chord’ ayat-ayat Allah SWT dan sunah Rasul-Nya demi masuk ke agama tauhid ini dengan utuh.

Hati Hidayah sungguh sumringah saat di layar telepon selular muncul nama Sakti. Sedari siang Hidayah yang mencari Sakti di kota Bandung agak panik, karena telepon selular mantan pemetik gitar Sheila on 7 itu tak bisa dihubungi. Sehari sebelumnya ia bilang bahwa tengah berada di daerah Ujung Berung Bandung, tapi setelah didatangi ternyata dia sudah tidak ada.

“Assalamu’alaikum…maaf Mas, sekarang saya udah pindah. Ada di masjid Jami Al-Ukhuwwah kompleks Bumi Panyileukan…,” begitu bunyi sms-nya. Sakti ternyata tengah mengikuti satu kegiatan dakwah dan tarbiyah (orang2 mengenalnya dengan istilah jamaah tabligh) selama 40 hari.

Kegiatanyang dinamai khuruj itu mengharuskan pesertanya berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain, dari satu masjid ke masjid lain, guna berdakwah dan melatih diri dalam beribadah secara ihklas kepada Allah SWT. Sehari sebelumnya Sakti memang berada di Ujung Berung namun pada hari itu ia sudah berpindah ke Panyileukan yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Mengenakan gamis putih bergaris-garis, berkopiah dan bercelana hitam, ia tampak tengah berwudhu bersama para jamaah yang lain. Dari kejauhan, Sakti terlihat lebih kurus, namun wajahnya tampak bersih. Jenggot hitam lebat yang memenuhi dagu dan sebagian pipinya tak mampu menyembunyikan wajah mudanya yang tampan. Selepas sholat Ashar , Sakti tampak bersalaman dengan imam sholat, ia lalu beranjak ke pojok masjid mengambil buku Fadhilah Amal.

Sesaat kemudian, pria bernama lengkap Sakti Ari Seno itu duduk menghadap jamaah dan mulai membacakan beberapa hadist dari buku itu. Jamaah lain mendengarkan dengan seksama. Suara Sakti terdengar lancar sekalipun volumenya terdengar perlahan.

Bila mengingat Sakti pernah merajai panggung musik tanah air bersama Sheila on 7, pemandangan itu menghadirkan perasaan yang lain. Mengawali karier musik lewat album Sheila on 7 ( 1999 ), yang dilanjutkan dua album lainnya yang meledak di pasaran, Kisah Klasik Untuk Masa Depan (2000 ) dan Anugerah Terindah yang pernah Kumiliki ( 2000 ), Sakti bersama empat orang karibnya, Erros, Duta, Adam dan anton, adalah ikon penting musik tanah air waktu itu.

Di setiap sudut negeri, lagiu-lagu Sheila seperti Sephia, Jadikanlah Aku Pacarmu, Dan, Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki, dan masih banyak yang lainnya diperdengarkan dan dinyanyikan siapa saja. Kini pemandangan Sakti yang seperti itu tentulah menghadirkan sebuah kontras karena orang tahunya ia adalah pemetik gitar kalem. perannya menjadi warna sendiri di panggung mendampingi permainan gitar Erros yang atraktif di setiap show Sheila.

“Saat ini saya tetaplah seniman, dan sesekali masih memegang gitar,” ujar Sakti yang jari-jarinya refleks memperagakan chord-chord gitar di dekat perut seperti memainkan gitar betulan. namun Sakti mengaku memang mengurangi kegiatan-kegiatan bermusik dan memperbanyak kegiatan agama karena ia merasa harus lebih banyak belajar.

Menurut Sakti, setiap profesi adalah sah saja hukumnya asal setiap orang mengetahui apa kehendak Allah baginya. ” Artinya berprofesi sebagai seniman, dosen, dokter atau apa saja, selama kita mengetahui apa kehendak Allah bagi kita, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia di dunia dan akherat. Seperti almarhum Gito Rollies, beliau seniman tapi juga berusaha mengerti apa kehendak Allah atas dirinya, ” ujar Sakti lagi.

Maut dan Pakistan
Sakti memetik cahaya hidayah di bandara Adisucipto, Yogyakarta, lima tahun lalu. Saat itu ia bersama Erros akan terbang ke Malaysia untuk menerima penghargaan musik di negeri jiran itu. Saat menunggu pesawat, ia masuk ke sebuah toko buku. Matanya tertumbuk pada sebuah buku berjudul “Menjemput Sakaratul Maut Bersama Rasulullah”. “Saat itu sedang musim kecelakaan pesawat. Hati jadi tidak menentu, kepikiran bagaimana kalau pesawat yang saya tumpangi jatuh dan saya mati, bagaimana nanti jadinya,” ujarnya mengenang.

Buku itu lalu ia beli dan ia bawa kembali saat pulang. Di rumah, perasaannya semakin trenyuh karena mendapati ibunya sedang sakit lantaran sebelah paru-parunya mengecil. Pikirannya makin lekat pada kematian setelah seorang bibinya yang datang menjenguk membawakan sebuah majalah keagamaan yang juga bicara kematian.

Rentetan peristiwa itu membuat Sakti merasa diingatkan Allah tentang kematian, hal yang dulu sama sekali tak pernah ia pikirkan. “Kita semua akan mati. Masalah waktunya, kita tak pernah tahu,” ujarnya pelan. Ia seperti tersadar bahwa amal di dunia sangat menentukan kebahagiaan di akherat. Pikirannya semakin fokus pada kematian seteklah dalam pengajian-pengajian yang ia ikuti ia memperoleh penngetahuan betapa dahsyatnya kepedihan akherat, dan sebaliknya betapa indahnya kebahagiaan disana.

“Bila semua kesengsaraan di dunia ini dikumpulkan apa itu sakit parah, kecelakaan, tangan putus, tsunami dan sebaginya tidak ada artinya jika dibandingkan kesengsaraan di akherat yang paling ringan sekalipun, bagai setitik air di lautan. begitupun sebaliknya, jika semua kebahagiaan di dunia di kumpulkan tak ada artinya jika dibandingkan dengan kebahagiaan yang ada di surga Allah,” ujarnya serius.

Hal itu menjadi motor dalam dirinya untuk terus belajar agama. Ia juga mulai tahu bahwa amal itu tak hanya untuk diri, tapi juga untuk orang lain. Karenanya, ia ingin seutuh mungkin masuk ke dalam agama Allah yang rahmat ini, hingga seluruh bagian dirinya termasuk di dalamnya. Sakti mengibaratkan itu seperti masuk kedalam mobil.

“Kan tidak mungkin tubuh kita sudah masuk mobil tapi kaki kita tertinggal.” ujar ayah Asyiah Az-Zahra ( 1 tahun ) dan suami Miftahul Jannah ( 23 tahun ) ini menegaskan. Dengan segala kekuatan hati itu, bisa dimengerti mengapa Sakti sampai mau melepaskan posisinya sebagai anggota Sheila on 7, posisi yang diimpikan jutaan anak muda di Indonesia. Menjadi bisa dimengerti pula mengapa Sakti sampai mau berkeliling dari masjid ke masjid untuk
berdakwah.

Keutuhan Islam itu yang kini ia kejar dengan segiat mungkin belajar dan beribadah. Ia sempat belajar di beberapa pengajian dari berbagai aliran Islam yang ada. Tapi hatinya kemudian merasa cocok dengan usaha Dakwah Tabligh, kepergiannya ke Pakistan tahun 2006 lalu untuk belajar yang ramai diberitakan media sebagai alasan ia keluar dari Sheila, ternyata tak lain untuk mengejar keutuhan itu.

“Saya ke India, Pakistan dan Bangladesh, disana saya melihat bagaimana agama dijalankan dengan sebenar-benarnya. Dari situ saya tahu ada hak tetangga dalam diri kita, ada ajaran kasih sayang pada sesama.” ujarnya sambil menceritakan bagaimana ia bertemu dengan muslim dari segala bangsa disana. Sakti sempat ditanya seorang ustadz saat di Pakistan. bagaimana perasaannya jika melihat orang dekat,keluarga, dan lain sebagainya jauhdari agama Allah? bagimana rasa kasih sayang itu harus diwujudkan dalam konteks ini? bagimana rahmat bagi seluruh alam yang menjadi merk agama ini dapat kamu perankan.

Bagaimana perasaan cinta Nabi kepada Allah yang ditransfer kepada umatnya dapat pula ditransfer kepada orang di sekeliling kita? Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi kesan tersendiri di hatinya untuk semakin kukuh di jalan ibadah dan dakwah.

Jalan Menuju Kekasih Allah
Hubungan karib dengan teman dan para penggemar membuat dua pihak inilah yang paling dulu mengerti dengan jalan hidup yang ditempuh Sakti sekarang. Sementara pihak keluarga sebelumnya agak sulit mengerti, tapi kemudian bisa memaklumi. Dari penggemarnya, Sakti bahkan menerima buku-buku agama yang dikirim khusus untuknya.

Sampai saat ini, Sakti mengaku masih sering bersilaturahmi dengan teman-temannya di Sheila. Di milis Sheila gank milik para penggemar Sheila, nama Sakti juga masih sering disebut. Sekalipun frekuensi pertemuan sudah mulai berkurang, Sakti mengaku masih saling berpaut hati dengan teman-temannya yang sama sama merintis karier dari Yogyakarta itu.

“Dalam doa, saya selalu menyebut teman-teman agar mereka bisa di dekatkan dengan Allah,” ujarnya. Beberapa kali Sakti tercatat menjadi bintang tamu konser Sheila. Dua diantaranya saat konser di sebuah stasiun swasta dan konser 1000 Gitar yang diadakan di Yogyakarta tahun lalu. Acara yang melibatkan beberapa gitaris ternama tanah air itu antara lain Ian Antono ( God Bless ), Eet Sjahranie ( Edane ) dan Teguh ( Coconut Treez ) itu, turut dimeriahkan Sakti yang menjadi tamu misterius berduet dengan Erros membawakan lagu Little Wings milik Jimi Hendrix. Sakti tampil dengan menggunakan baju muslim yang sudah jadi pakaiannya sehari-hari.

Dengan seorang temannya, Sakti kini tengah menggarap sebuah album religi yang ia harapkan dapat dirilis Ramadhan tahun ini. Misinya mengeluarkan album kali ini dengan mantap, ia sebut sebagai wujud ibadahnya kepada Sang Rabb. “Materi sedang disiapkan yang isinya tentang pengalaman dan penyampaian saya tentang keberislaman,” ujarnya seraya berharap album itu bisa jadi asbab hidayah bagi yang mendengarkan. lalu seberapa bahagia Sakti sekarang ? Ia hanya tersenyum seraya mengucap tahmid. Menurutnya, mengutip perkataan seorang ulama yang pernah didengarnya, semakin kita mengenal makhluk semakin kita mengenal Allah semakin kita tahu kesempurnaan-Nyadan siapa saja yang semakin tahu kesempurnaan Allah ia akan tenang dan bahagia.

“Dulu saya tak tahu dimana harus bersandar bila ada masalah, saya juga tak tahu apa sebenarnya tujuan hidup ini. Tapi setelah diberi kesempatan semakin mengenal Allah, kita sadar bahwa Dia Maha pengasih, Maha Penyayang semua makhluk, Maha penjawab setiap doa, kita jadi tahu bahwa Dialah tempat bersandar yang paling tepat”, ujarnya pasti. Dalam hidup, menurutnya manusia mengejar rasa. Ketika seseorang ingin punya mobil, kemudian mendapatkannya, ia pun ingin merasakan merk mobil yang lain.

Begitu pula dalam hal-hal lain. Tapi jika rasa itu diarahkan sepenuhnya kepada Allah SWT, maka ketenangan dan kejernihanlah yang diraihnya. “itu kata teman saya, ibarat antena bagi televisi. Bila kita benar mengarahkan antena ke satelit, maka siaran akan jernih dan sebaliknya.

Jika arahnya tak benar maka gambar akan buram. Seperti itu juga kita, apapun kegiatan kita, jika itu sepenuhnya mengarah kepada Allah maka hati kita akan jernih, dan jika sudah berpaling maka hati akan menjadi kotor,” ujarnya lagi. bagi Sakti, ketenangan itu adalah fitrah yang dicari semua orang di dunia. Tak ada jalan lain meraih itu selain mendekatkan diri kepada Allah, karena Dialah sumber kebahagiaan. Dan pendekatan itu harus dibuktikan dengan amal, harus dicicipi oleh pribadi-pribadi yang memang menginginkan itu.

Untuk menghidupi keluarganya, Sakti membuka sebuah minimarket dan jasa Laundry. baginya itu sudah cukup, sekalipun jika dibandingkan dengan uang yang ia peroleh semasa menjadi artis tentulah tak seberapa. Jalan hidupnya saat ini adalah sebuah ketentuan-Nya yang ingin selalu istiqomah ia jalani. “Selalu akan ada ujian dan friksi, tapi bagi saya itu adalah jalan agar saya selali istiqomah. Ini barangkali sudah takdir. Jika dulu saya sering pegang gitar sekarang jadi sering pegang tasbih,” ujarnya sambil tersenyum.

Tak ada harapan di hatinya selain bisa terus lebih dekat dengan-Nya dan semakin tahu apa yang Allah kehendaki atas hidupnya. Harapan yang juga pernah dipesankan oleh seorang penggemar kepadanya, ” Semoga Mas Sakti jadi kekasih Allah….”, Amin ya Robbal Alamien.

Sumber : Majalah Hidayah Edisi 85 September 2008

Dulu...
Sekarang..

Friday, July 24, 2009

Andai Ku Tahu



*sebahagian video klip ni dibuat di taman aku tinggal. Kalau korang tanya, jenazah tu jenazah sapa? Tu jenazah aku dan korang semua...


andai ku tahu
kapan tiba ajalku
ku akan memohon
Tuhan tolong panjangkan umurku

andai ku tahu
kapan tiba masaku
ku akan memohon
Tuhan jangan Kau ambil nyawaku

chorus;
aku takut
akan semua dosa-dosaku
aku takut
dosa yang terus membayangiku

andai ku tahu
malaikatMu kan menjemputku
izinkan aku
mengucap kata taubat padaMu..

chorus;
ampuni aku
dari segala dosa-dosaku
ampuni aku
menangis ku bertaubat padaMu

aku manusia
yang takut neraka
namun aku juga
tak pantas di surga

andai ku tahu
kapan tiba ajalku
izinkan aku
mengucap kata taubat padaMu

chorus;
ampuni aku
dari segala dosa-dosaku
ampuni aku
menangis ku bertaubat padaMu

ahh...

Thursday, July 23, 2009

Anak Karkun Kepong

4 dari 6 dae

Ainul Mardhiah

Muhammad Mu'az
'Dear Valued Customer - Exercise Product - Not Suitable For Children'

"Not For Sale"

Mu'az(16 bln), Ammar(10thn). Anas(7thn), Mardhiah(2thn 11bln) & A'isyah(12thn)

Amir(13thn) - kepenatan di medan ijtimak.

Monday, July 20, 2009

Dengar Bacaan Quran Beserta Makna

Radio Islam Nusantara



Rancangan Radio Islam Nusantara Sepanjang Minggu

Waktu Kuala Lumpur

07.10 pagi Bacaan Surah Yaasin , Doa Yaasin & Doa Pagi.

07.30 pagi Tilawah Al Quran:
ISNIN- SurahAl Isra', Surah Al Kahf, Surah Maryam.
SELASA- Surah Ash Shu'ara',Surah AnNaml,Surah AlQasas.
RABU- Surah As-Saffat, Surah Sad, Surah Az Zumar, Surah Ghafir.
KHAMIS- Surah Qaf sehingga Surah Al Munafiqun.
JUMAAT-Surah Al Baqarah.
SABTU-Surah Al Maidah, Surah Al An'am.
AHAD- Surah Yunus, Surah Hud.

09.00 pagi Tafseer Al Quran-Ustaz Mansur Ismail alHafiz / Ustaz Abdullah Hizly

10.00 pagi Pagi Ini di RINusantara:

11.00 pagi Perbincangan Imaan & Aamal.

12.00 tgh Nasyid, Zikr, Doa & Azan Zuhur

01.30 tgh Tilawah Al Quran:
ISNIN- Surah Toha, Surah Al Anbiya', Surah Al Hajj.
SELASA-Surah AlAnkabut,Surah ArRum, Surah Luqman, Surah AsSajadah.
RABU-Surah Fussilat Surah As Syura, Surah AzZukhruf, Surah AdDukhan.
KHAMIS-Surah At Taghabun sehingga Surah Al Mursalat.
JUMAAT-Surah Al Imran.
SABTU- Surah Al A'raf.
AHAD- Surah Yusuf Surah Ar-Ra'd.

03.00 ptg Majlis Ilmu :
ISNIN :Kitab "Darah2 Wanita"-Ustaz Mansur Ismail
SELASA :Kitab "Al Azkar Nawawi"-Ustaz Abdullah Hizly
RABU :Kitab "Matla' Al Badrain"-Ustaz Ali bin
KHAMIS :Tajuk "Seerah Nabi SAW" (akan datang,insyallah )
JUMAAT :Tajuk "Manaasik Haji & Umrah"-
SABTU :Ulangan "Kitab Darah2 Wanita".
AHAD :Ulangan "Ulangan Manaasik Haji & Umrah"

04.00 ptg Nasyid, Zikr, Doa & Azan Asar.

04.30 ptg Tilawah Al Quran:
ISNIN-Surah Al Mu'minun, Surah An Nur, Surah Al Furqan.
SELASA-Surah AlAhzab,Surah Saba',Surah Fatir,Surah Yaasin.
RABU-Surah Al Jathiyah Surah Al Ahqaf,Surah Muhammad, Surah AlFath,Surah AlHujurat
KHAMIS-Surah An Naba' sehingga Surah An Nas [doa khatam al Quran lepas Maghrib]
JUMAAT- Surah An Nisa
SABTU- Surah An Anfal,Surah At Taubah .
AHAD- Surah Al Hijr, Surah An Nahl.

05.30 ptg Petang di RINusantara:

07.00 ptg Zikr, Doa & Azan Maghrib
Bacaan Surah As Sajadah,Surah Yaasin,Surah Waqiah,Surah Al Mulk.

08.00 mlm Ulangan Majlis Ilmu:

09.50 mlm Perbincangan Imaan & Aamal.

11.00 mlm Hayatus Sahabah

11.15 mlm TUTUP



Sunday, July 19, 2009

Bayan Maulana Saad di Ijtimak Malaysia 2009

sambungannya carik kat youtube..

Doa Maulana Saad. (cilok dari sini)

Ya Allah Ampunkan Dosa-Dosa Kami
Ya Allah Tutupkanlah Kesalahan-Kesalahan Kami
Ya Allah Tukarkanlah Keburukan-Keburukan Kami Kepada Kebaikan-Kebaikan
Ya Allah Engkau Masukkan Hakikat Iman Dalam Hati Kami
Ya Allah Engkaukan Kurniakan Sifat-Sifat Iman Dalam Diri Kami
Ya Allah Engkau Kurniakan Pengikhtirafan Mu Pada Kami
Ya Allah Kurniakan Kami Hubungan Yang Khusus Dgn Zat Mu
Ya Allah Engkau Milik Kami Dan Kami Milikmu Ya Allah
Ya Allah Bantu Kami Dengan Amalan-Amalan Yang Engkau Redhai
Ya Allah Tetapkan Kami Dengan Amalan-Amalan Yang Engkau Redhai
Ya Allah Kurniakan Istiklas Dan Istiqamat
Ya Allah Engkau Satukan Umat Ini Dengan Usaha Dakwah
Ya Allah Engkau Jadikan Setiap Individu Umat Ini Daee Agama Mu
Ya Allah Kurniakanlah Kepedihan Atas Keruntuhan Agama Dalam Hati-Hati Umat Ini
Ya Allah Engkau Gunakan Setiap Kemampuan-Kemampuan Kami Dalam Kerja Agama
Ya Allah Engkau Gunakan Umat Ini Untuk Buat Pengorbanan Untuk Agama Mu
Ya Allah Engkau Kurniakan Hidayah Pada Seluruh Umat
Ya Allah Engkaulah Yang Satu-Satunya Yang Membuat Tarbiyah Hakiki Hanya Tarbiyahmulah Yang Hakikat Tarbiyah
Ya Allah Tarbiyahlah Umat Ini Dengan Sebaiknya
Ya Allah Engkau Kurniakan Kami Dgn Kehidupan Sunnah Nabi Saw
Ya Allah Engkau Hidupkan Kehidupan Sunnah Nabi Saw Pada Umat
Ya Allah Engkau Kurniakan Kebencian Dalam Hati Kami Cara Kehidupan Orang Kafir Dan Hidupkan Sunnah-Sunnah Dalam Diri Kami
Ya Allah Keluarkanlah Sifat Kehaiwanan Dan Tidak Berakhlak Dari Kami
Ya Allah Kurniakan Sifat Insaniyah Dalam Diri Kami
Ya Allah Tunjuklah Setiap Individu Umat Ini
Ya Allah Amkan Hidayat Pada Seluruh Umat
Ya Allah Luaskanlah Jalan-Jalan Hidayat
Ya Allah Tutupkanlah Pintu-Pintu Bathil
Ya Allah Hancurkanlah Suara-Suara Bathil
Ya Allah Engkau Gagalkanlah Rancangan-Rancangan Bathil
Ya Allah Peliharalah Usaha-Usaha Agama Ini, Rakan-Rakan Usaha Agama, Markas-Markas Usaha Agama, Masjid-Masjid Buat Usaha Agama, Madrasah-Madrasah Dan Semua Pergerakan-Pergerakan Agama Yang Haq
Ya Allah Bantulah Kami Dengan Setiap Langkah Kami
Ya Allah Tunjuklah Kami Dengan Setiap Langkah Kami
Ya Allah Kurniakan Taufik Untuk Buat Kebaikan-Kebaikan
Ya Allah Bantu Kami Dengan Usaha-Usaha Agama Yang Penting
Ya Allah Kurniakan Keampunan, Tutupkan Kesalahan-Kesalahan Kami, Mudahkanlah Kami .
Ya Allah Kurniakanlah Ihsan Mu Pada Kami.
Ya Allah Mudahkan Urusan Kami Dengan Fadhil Mu
Ya Allah Tanamkan Keyakinan Atas Nusrah Ghaibmu Dalam Hati Kami Dan Engkau Turunkan Nusrah Ghaibmu Pada Kami.
Ya Allah Dimana Perlunya Hujan, Engkau Turunkan Hujan Rahmatmu (3x)
Ya Allah Jangan Pandang Umat Ini Dengan Pandangan Murka Mu Lihatlah Umat Ini Dengan Pandangan Ihsan Mu
Ya Allah Jadikan Umat Ini Menyesal Atas Dosa-Dosa
Yang Dilakukan Dan Kurniakan Umat Ini Taufik Untuk Bertaubat
Ya Allah Jangan Hindarkan Rahmat / Ihsan Mu Pada Umat Ini
Ya Allah Kasihanlah Dan Rahmatilah Umat Ini. Kau Turunkan Hujan Rahmatmu (3X)
Ya Allah Keluarkanlah Harapan Dalam Hati Kami Pada Ghair, Kurniakan Kami taufik Untuk Mengambil Manafaat Terus Dari Zat Mu
Ya Allah Keluarkanlah Yakin Salah Pada Makhluk Dalam Hati-Hati Kami Dan Tetapkan Kami Dalam Metaati Perintah-Perintah Mu
Ya Allah Pada Orang-Orang Yang Ada Masalah Hutang, Engkau Bantulah Mereka Dengan Pertolongan Ghaibmu Untuk Menyelesaikan Masalah Mereka.
Ya Allah Engkau Sembuhkanlah Orang-Orang Yang Sakit
Ya Allah Engkau Keluarkanlah Kelemahan-Kelemahan Zahir Dan Batin Kami
Ya Allah Engkau Kurniakanlah Kekuatan Zahir Dan Batin Kami
Ya Allah Pada Mereka Yang Ada Masalah Mahkamah Engkau Bebaskanlah Dari Masalah Mereka
Ya Allah Kurniakanlah Fikir Akhirat Dalam Hati-Hati Umat
Ya Allah Hapuskanlah Kelalaian Dalam Diri Kami
Ya Allah Kurniakanlah Fikir Akhirat Dalam Hati Kami
Ya Allah Dengan Ihsan Mu / Rahmat Mu Terimalah Doa Kami

Ameeen Ya Rabbal Alameeen

Karkuzari Jemaah Palestin

Blogger Reza said... (dalam komennya di blog ini dan telah di post di blog ini)

Karkuzari dari jemaah Palestin yg keluar 1 bulan di Malaysia. mereka datang tempat saya di Ipoh, Taman Meru.

antara karkuzari mereka, mereka2 ni tinggal dlm kawasan Hebron, iaitu betul2 dalam tembok. Ada sorang tu, belakang rumah dia,memang pintu dapur ngadap tembok.

Mengikut mereka, di sana, walaupun mereka duduk dlm kepongan Yahudi laknatullah, namun, bagi umat islam yang benar2 amal agama, dan beriman dengan penuh yakin, dan ada buat usaha iman, Masturat2 yang usaha atas iman dan amal serta tututp aurat yg sempurna, bila nak di buat inspection, makanya, tentera Yahudi lelaki ni, jgn kata nak periksa masturat2 tu, pandang pun taknak. Sebaliknya, mereka suruh tentera perempuan mereka yang buat pemeriksaan.

Allah pelihara masturat2 yg tutup aurat yg sempura dan beriman amal ikut cara nabi s.a.w,even thou mereka berada dalam kepungan musuh sekalipun.

manakala lelaki yang buat usaha atas iman dan amal pula di sana, Rabbai (pendeta2 yahudi) ni sendiri akan halang tentera yahudi dari cuba berbuat sesuatu kepada karkun. Kiranya, memang tak di sentuh lansung le.

Ni karkuzari bukan dengar dari org malaysia yg pergi keluar sana, tapi saya dengar sendiri dari orang yg duduk sendiri dlm tembok israel,masa saya nusrah bawa jemaah ni bayan masturat kat morhala kami.

jadi, kesemua penyelesaian kesusahan, hanya ada dlm iman dan amal sahaja. Samapikanlah berita gembira ini pada masturat2 kawasan puan. bergembiralah kerana kita di pilih Allah untuk sama2 buat kerja, dan bagi masturat, sebagai tulang belakang suami yg buat kerja. jazakallah

July 12, 2009 8:05 PM


Updated on 03 August 2009
Fajar Harguna menulis;
Ketika salah satu jamaah Palestina yang datang khuruj ke Indonesia ditanya "Mengapa antum tidak ikut bergabung saja dengan para Mujahidin utk menghancurkan kepala orang2 Yahudi, bukankah itu usaha yang mulia??"

Maka ia menjawab, "Memang mulia menghancurkan kepala orang2 Yahudi tsb tetapi lebih mulia lagi manakala Saya bisa menjadi asbab (perantara)menundukkan kepala orang2 Yahudi untuk sujud taat kepada Allah swt."

Masjid di Holland
"Tiada solat bagi orang yang mendengar azan melainkan di masjid" - maksud Hadith.

Berhenti Solat di R&R Germany
"Tiada bahagian dalam Islam bagi orang yang meninggalkan solat" - maksud Hadith.

Wednesday, July 15, 2009

Ijtimak Malaysia - Karkuzari 4

Amsterdam


Alhamdulillah, syukur pada Allah, ijtimak kita telah berlangsung dengan baik. Semoga segala penat lelah kita diterima Allah.

Secara keseluruhan, karkuzari dari jitimak lebih kurang macam ni
(kalau salah, tolong betulkan aku);

Kehadiran berdaftar 80,000 orang tempatan & 7,200 orang dari negara luar.
(aku rasa orang yang datang tak berdaftar 30% - 50% lagi)

Jemaah keluar selepas ijtimak;
  • Ulama keluar 1 tahun - 4 jmh
  • 4 bulan negara jauh - 6 jmh
  • 4 bulan negara jiran - 1 jmh
  • 4 bulan jln kaki - 1 jmh
  • 4 bulan IPB - 27 jmh
  • 4 bulan dlm negeri - 7 jmh
  • 2 bulan n jauh - 1 jmh
  • 2 bulan jln kaki - 4 jmh
  • 2 bulan dlm negeri - 6 jmh
  • 40 hari negara jiran - 15 jmh
  • 40 hari dlm negeri - 157 jmh
  • Jumlah keluar selepas ijtimak - 229 jmh
  • Jemaah keluar sebelum ijtimak - 953 jmh
  • Jemaah luar negara - 93 jmh (40 negara)

Elders2 kita begitu gembira dengan ijtimak kita ni. Gembiranya mereka, mudah2an sebagai tanda gembiranya Allah kepada kita.
  • Maulana Saad ada menghubungi syura Malaysia dan menyampaikan salamnya pada kita. Dia menyatakan kegembiraannya dan tak pernah rasa gembira macam ni sebelumnya. Semasa bayan Maghrib, beliau rasa dadanya telah dibuka dengan luas dan dapat ilham yang begitu baik dari Allah.
  • Maulana Zubir melalui prof. Abr Rahman juga mengucapkan salam pada kita.
  • Hj Abd Wahab apabila ditanya apa perasaan beliau selepas ijtimak? Beliau tanya berapa jemaah yang keluar sebelum & selepas ijtimak? Selepas diberitahu jumlah jemaah yang keluar, beliau kata "buhud acha.."
Penerimaan VIP (raja, PM, TPM, MB dsb) begitu baik sekali & harap ijtimak seperti ni dapat dibuat lagi.

Pejabat agama, polis, bomba dan petugas2 lain mengucapkan tahniah untuk ijtimak. Ijtimak dapat dibuat dengan aman dan teratur.

3 orang telah disyaki H1N1 tetapi didapati negatif dan dibenarkan keluar dari hospital.

Jemaah2 luar negara juga dapat dilayan dengan baik. Makan minum meraka dapat diatur sesempurna mungkin.


Usaha selepas ijtimak

Usaha ijtimak terbahagi kepada 3 iaitu sebelum, semasa dan selepas ijtimak.

Usaha selepas ijtimak sangat penting kerana hujan rahmat telah turun semasa ijtimak. Seperti tanah yang baru ditimpa hujan, sangat subur dan perlu diusahakan segera sebelum tanah menjadi keras.

Di mana2 pun kita pergi, orang akan memperkatakan tentang ijtimak. Sekurang2nya di dalam hati setiap orang Islam akan wujud rasa kepentingan usaha dakwah ini. Kalau kita ambik peluang untuk usaha ke atas mereka, maka satu revolusi akan berlaku di dalam umat ini.

Jadi sekarang bukanlah masanya untuk kita berehat!

Usaha yang perlu dibuat selepas ijtimak;
  • Orang yang beri azam untuk keluar selepas ijtimak tetapi tak dapat keluar, perlu usuli mereka.
  • Jumpa setiap orang, dalam setiap rumah, dalam setiap kampung. Sediakan mereka untuk keluar secara tunai.
  • Hidupkan masjid 24 jam dengan amalan masjid Nabi. Juga hidupkan amalan2 di dalam setiap rumah orang Islam.
  • Nusrah setiap jemaah yang datang. Gilir2kan orang untuk bersama jemaah supaya ahli jemaah gembira yang juga akan menggembirakan Allah.
  • Bangun malam untuk tahajud dan doa hidayat.
Semoga Allah terima aku dan korang semua untuk kerja dakwah ni.. amin..

Tuesday, July 14, 2009

Ijtimak Malaysia - Karkuzari 3



gunawanaziz menulis;

Assalamu 'alaikum,

Semoga Allah terima Ijtimak dan ampunkan segala kekurangan kita.Sekadar pembetulan, SPB Yang Di-Pertuan Agong tidak hadir Ijtimak. Khususi telah dibuat. Alhamdulillah, baginda sudi terima mengadap khususi. Dan iklan infradi telah dibuat. Kereta Istana Negara yang datang semasa Majlis Doa Penutup ialah untuk hantar doktor peribadi baginda, iaitu rakan seusaha kita, Dato' Dr Shukri.

Banyak doa dan korban, insya Allah, Allah akan amkan hidayat hingga ke kamar-kamar istana...Doakan juga dengan doa khusus, agar khawwas yang datang seperti YTB Negeri Sembilan, Mufti N9, PM, TPM, Sen. Mejar-Jen Dato Jamil Khir,MB N9, DSAI, MB Selangor, Dato Hassan Ali, Presiden ABIM dan sebagainya diberikan manfaat sebanyaknya dari kehadiran mereka serta dipilih untuk buat usaha agama ini... Amin”


Gambar2 ijtimak;

http://krenmaut.blogspot.com

http://bonekahati.blogspot.com

http://rahba81.blogspot.com

http://tujuhkakidalam.blogspot.com

Monday, July 13, 2009

Ijtimak Malaysia - Karkuzari 2


AmerMansor menulis;

“Alhamdulillah baru balik dari Ijtimak petang tadi. Ramai sekali yang hadir dan jalan di sekitar quarters menghala ke bandar Enstek dan Salak Tinggi sesak sampai petang.Karkuzari, hampir 400 jemaah telah dibentuk dan keluar kurang dari target elders 500 jemaah.

Pada Solat Asar hari Khamis, Sdr Anwar Ibrahim dan MB Selangor, TS Khalid Ibrahim hadir solat bersama, dan mendengar bayan di atas pentas hampir 15 - 30 min sebelum beredar.

Solat jumaat, diimamkan di Masjid, dan disambung langsung ke medan Ijtimak yang jauhnya hampir 5 ke 6 ratus meter dari masjid. tetapi, saf nya di sambung berterusan dari parking masjid, melintas jalan raya dan beberapa bangunan dan block sehinggalah ke pentas utama. inilah pertama kali saya lihat bagaimana solat diadakan di 2 tempat yang berlainan sejauh 500m dari Masjid utama. MasyaAllah hebat sekali suasana...”

Abang Ben menulis;

Menurut insider yang hadir di ijtima berkenaan...

Pukul 12.30pm tadi (12/07/09) Yang Di Pertuan Agong datang untuk 15 minit tapi tak naik atas pentas, dia pergi khemah ulamak dan minta nasihat dari ulamak yg ada di situ.

Alhamdulillah mereka datang dengan keinginan sendiri semata2 untuk minta dan dengar nasihat agama dari ulamak yang penuh dadanya dgn ayat alQuran (memang hafiz al-quran semuanya) dan penuh dgn hadis (memang kitab2 hadith kutub tis'ah kawan harian mereka).Ceramah yg penuh dgn ayat al-quran dan hadis2 Nabi saw.

Video oleh abjefri;



Utusan Malaysia melaporkan;

ARKIB : 11/07/2009
Solat Jumaat terbesar di Negeri Sembilan

Oleh MOHAMMAD YASIR JAAFAR
utusanN9@utusan.com.my

NILAI 10 Julai - Masjid Kuarters Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA), dekat sini mencatat sejarah tersendiri apabila lebih 200,000 jemaah menunaikan solat Jumaat.

Kehadiran ratusan ribu jemaah itu merupakan sebahagian besar umat Islam dari seluruh dunia yang hadir sempena Ijtimak (Perhimpunan) Dakwah Tabligh Sedunia yang berlangsung selama tiga hari berhampiran masjid berkenaan.

Turut sama menunaikan solat Jumaat di masjid berkenaan ialah Menteri Besar Negeri Sembilan, Datuk Seri Mohamad Hasan bersama Pengerusi Jawatankuasa Bertindak Pembangunan Luar Bandar, Hal Ehwal Pengguna dan Kemudahan Awam negeri, Datuk Hasim Rusdi.

Mohamad dalam ucapan ringkasnya sebelum khutbah Jumaat berkata, beliau mengalu-alukan kehadiran jemaah tabligh ke negeri ini yang berhimpun dengan satu entiti untuk menyebarkan syiar Islam.

''Saya bagi pihak rakyat Malaysia mengucapkan selamat datang dan terima kasih. Saya bersyukur kepada Allah kerana dapat bersama-sama jemaah Tabligh dan berharap perhimpunan ini akan dapat meneruskan dakwah Islam kepada seluruh umat.

''Malaysia sebuah negara yang aman dan mengamalkan sikap terbuka dalam soal agama. Perhimpunan ini adalah bukti bahawa kebebasan untuk berdakwah, tidak seperti negara lain yang tidak bebas untuk menjalankan penyebaran agama Islam," katanya.

Mohamad berkata, solat Jumaat yang berlangsung di sini dengan kehadiran jemaah lebih 200,000 orang merupakan terbesar di Malaysia sekali gus menunjukkan kekuatan umat Islam sejagat.

Ijtimak (Perhimpunan) Dakwah Tabligh Sedunia ini menghimpunkan jemaah daripada China, India, Pakistan, Indonesia, Singapura, Brunei, Thailand dan sebagainya.

Sementara itu tinjauan Utusan Malaysia di lokasi ijtimak mendapati ratusan ribu umat Islam berpusu-pusu mengerjakan solat Jumaat dan keadaan menjadi sesak apabila mereka beredar meninggal masjid untuk kembali ke khemah yang disediakan berhampiran masjid berkenaan.

Kehadiran jemaah tabligh ini juga antara lain melibatkan aktiviti keagamaan seperti perbincangan, syarahan dan pengajian ilmu.

Dalam pada itu Ali @ Ma Jian Ming, 24, seorang jemaah China dari wilayah Ninsha berkata, dia akan berada di ijtimak ini selama 10 hari dan hadir bersama-sama 200 jemaah tabligh dari negaranya.

Syamsuri Tumirin, 24, jemaah dari Jawa Timur, Indonesia pula menjelaskan, perhimpunan ini mendidik dan mengajar beliau menjadi seorang muslim yang memahami ajaran Islam.

Sunday, July 12, 2009

Ijtimak Malaysia - Karkuzari 1

PM rai 200,000 jemaah tabligh

NAJIB Tun Razak berucap di hadapan para jemaah tabligh selepas solat asar di Ijtimak Dakwah Tabligh Sedunia di Nilai, Negeri Sembilan, semalam. - MINGGUAN/MD. Shahjehan maamin


NILAI 11 Julai - Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak mengalu-alukan kedatangan umat Islam dari seluruh pelosok dunia yang hadir sempena Ijtimak atau Perhimpunan Dakwah Tabligh Sedunia di sini hari ini.

Beliau yang tiba di lokasi ijtimak berhampiran kuarters kakitangan Lapangan Terbang Antarabangsa Kuala Lumpur (KLIA) di sini pada pukul 5 petang sempat bersolat Asar bersama-sama lebih 200,000 jemaah tabligh.

''Saya mengalu-alukan kedatangan semua umat Islam ke negara ini untuk ijtimak kali ini.

''Saya berharap semoga Allah SWT memberikan rahmat dan memberkati kita semua serta menjadikan kita ummah yang berjaya," kata beliau ketika berucap di hadapan ribuan jemaah selepas selesai mengerjakan solat asar di bawah khemah yang disediakan.

Najib kemudiannya bersalaman dengan para jemaah sebelum dibawa masuk ke khemah tetamu untuk mendengar taklimat dan penerangan daripada pemimpin tabligh serta ahli Syura' Malaysia.

Pertemuan pemimpin tabligh itu bersama Perdana Menteri berlangsung secara tertutup selama 20 minit dalam khemah berkenaan.

Najib kemudiannya meninggalkan lokasi ijtimak kira-kira pukul 6 petang.

Ijtimak Dakwah Tabligh Sedunia yang berakhir esok menghimpunkan lebih 200,000 jemaah dari dalam dan luar negara merupakan kali kedua diadakan di negara ini selepas 27 tahun yang lalu.

Kali pertama ia diadakan di negara ini ialah di Terengganu dengan kehadiran lebih 50,000 orang.

Berdasarkan laporan sekretariat, sejumlah 12,000 jemaah dari luar negara yang terdiri daripada wakil 40 negara termasuk Indonesia, Senegal, Rusia, Maghribi, Arab Saudi, Jordan, Libya, Tarjikistan, Nigeria, Jerman, Belanda dan Hong Kong sudah 'berkampung' di ijtimak ini sejak 8 Julai lalu.

Ijtimak yang berakhir esok (12 Julai 2009) turut menyaksikan ratusan peniaga mengambil kesempatan menjual pelbagai jenis makanan, pakaian, minyak wangi, tikar, buah-buahan dan sebagainya di sepanjang laluan masuk ke lokasi itu.

Terdapat 14 buah khemah gergasi didirikan di kawasan itu termasuk satu yang disediakan untuk jemaah dari luar negara dengan setiap khemah boleh menampung antara 10,000 hingga 15,000 jemaah.

Sumber; Utusan Malaysia


Thursday, July 09, 2009

Ijtimak Menarik Rahmat Allah




Apabila manusia berkumpul dengan tujuan semata-mata untuk mengingati Allah maka Para Malaikat akan saling memanggil dari langit hingga kebumi dan mendoakan keselamatan.

Semakin ramainya insan berkumpul mengingati Allah seperti menghadiri majlis-majlis ilmu, sembahyang berjemaah, tilawat Quran, taqlim tentang kelebihan amal, majlis muzakarah iman-niat, tashbihat atau keramaian di mana mereka memuji dan mengagungkan Allah;
akan jadi asbab semakin banyaknya rahmat melimpah kebumi yang sedang dipijak dan kesannya manusia akan hidup dalam keadaan yang tenang.

Mengharap rahmat Allah agar kedamaian dan keamanan tersebar diseluruh pelusuk dunia. Manusia dapat keselamatan di dunia dan akhirat.

Ibnu Umar r.a berkata,
"jika kamu berada diwaktu petang, janganlah kamu tangguh kewaktu pagi dan jika kamu berada diwaktu pagi, janganlah kamu tangguh kewaktu petang. Rebutlah kesempatan sewaktu kita berada didalam keadaan sihat sebagai persediaan diwaktu kita sakit dan ketika kita masih hidup sebagai bekalan ketika kita mati."

Info lanjut ijtimak Malaysia 2009;

klik sini

klik sini

klik sini

Wednesday, July 08, 2009

Wafsi

Anak2.

Aku dah wafsi semalam (07/07/2009).
Selamat pengantin baru untuk diri sendiri dan isteri.
Semoga berbahagia sehingga ke Jannatul Firdaus. Amin..

Ijtimak esok (09/07/2009). Semua lelaki yang dah baligh dijemput.


Jadual program semasa ijtimak;

9 Julai 2009 @ KHAMIS
  • Selepas Solat Asar : Ceramah Umum
  • Selepas Solat Maghrib : Ceramah Umum

10 Julai 2009 @ JUMAAT
  • Selepas Solat Subuh : Ceramah Umum
  • 10.00 pg – 12.00 tgh : Bacaan Kitab Hadith (Taklim)
  • Solat Jumaat
  • Selepas Solat Asar :
  1. Ceramah Umum
  2. Program untuk Pelajar Madrasah
  • Selepas Solat Maghrib : Ceramah Umum
11 Julai 2009 @ SABTU
  • Selepas Solat Subuh : Ceramah Umum
  • 10.00 pg – 12.30 tgh : Bacaan Kitab Hadith (Taklim)
  1. Program Untuk Ulama
  2. Program untuk Khawas
  3. Program untuk Pelajar
  • Selepas Solat Asar : Ceramah Umum
  • Selepas Solat Maghrib : Ceramah Umum

12 Julai 2009 @ AHAD
  • Selepas Solat Subuh : Ceramah Umum
  • 9.30 pg – 12.30 tgh :
  1. Nasihat Untuk Jemaah Yang Keluar Dan Musafahah
  2. Doa Penutup Ijtimak
  • Selepas Asar : Nasihat khas untuk Jemaah Khidmat semasa ijtimak.

Jangan tak pergi.. rugi. Bukan senang nak kumpul ramai2 dalam majlis mengingati Allah..
Fadilat solat berjemaah dengan ahli jemaah yang berpuluh2 ribu pun dah tak boleh nak dihitung pahalanya. Ditambah dengan amalan2 lain.. dakwah, zikir, tilawah quran, tahajud, doa.. Penuh dengan rahmat.

Kan nak masuk syurga hanya dengan rahmat Allah..
Jadi kena menuju kepada rahmat Allah. Datang le beramai2.